Hari Kiamat

Hari Kiamat

Hari Kiamat

Tak ada seorang pun tahu kapan datangnya hari Kiamat. Hanya Allah yang tahu (Al A’raaf 187). Kita hanya diberi tanda-tanda hari kiamat oleh Allah. Di antaranya keluarnya Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, turunnya Imam Mahdi dan Nabi Isa, matahari terbit dari barat, keluarnya binatang melata dari Mekkah, serta lenyapnya Al Qur’an dan Islam.

Allah menggambarkan kepada kita kedahsyatan Hari Kiamat:

“Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhan (Allah) kalian; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kalian melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang  disusuinya dan gugurlah segala kandungan wanita yang hamil dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk padahal mereka semuanya tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.” (Al-Hajj: 1-2)

Video Al Fatihah, Yasin, dan Juz ‘Amma Plus Terjemahan


Video Juz ‘Amma Plus Terjemahan – Muhammad Thoha Al Junayd
Baca lebih lanjut

Video Who is the Real God?


Who Is The Real God?

There is only one God. Yet, many people worship different God. Some worship the Sun as their God. Others worship the Father, Jesus, the Son, Holy Ghost, Krishna, Yahwe, Eli, Elohim, etc. There is also some people that worship Allah alone.

So, who is the true God according to Islam? What is His attributes? We know little about God. Yet, in the Quran, God explains His characteristics as follow:

Baca lebih lanjut

Foto Pemandangan Alam yang Indah

Dari gambar-gambar indah di bawah ini, saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin.
Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam

Baca lebih lanjut

Akhlaq Nabi Muhammad SAW

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…” [Al Ahzab 21]

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu…” [Ali ‘Imran 159]

Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. (HR. Al Bazzaar)

Ketika Aisyah Ra ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw, maka dia menjawab, “Akhlaknya adalah Al Qur’an.” (HR. Abu Dawud dan Muslim)

Baca lebih lanjut

Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Hujuraat

Surat Al Hujuraat yang terdiri dari 18 ayat ternyata banyak berisi pendidikan akhlak. Baik Akhlak terhadap Allah dan RasulNya, juga terhadap sesama muslim atau manusia.

Pertama hendaknya kita mengutamakan petunjuk yang diberikan Allah dan Rasulnya. Bukan pendapat kita sendiri:

[49.1] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Untuk itu selain Al Qur’an, hendaknya kita juga membaca kitab Hadits seperti Bukhari, Muslim, Abu Daud, dsb. Begitu pula kitab-kitab seperti Al Umm susunan Imam Syafi’ie yang syarat dengan hadits dengan pemahaman ulama Salaf yang asli serta kitab Al Muwaththo.

Baca lebih lanjut

Hadits-hadits Tentang Imam Mahdi

Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; “Seseorang yang memandu”) adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.

Hal ini diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani.
Telah bersabda Rasulullah SAW:

“Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”

Baca lebih lanjut

Keutamaan Sahabat Nabi

Inilah hadits-hadits tentang keutamaan para Sahabat Nabi. Kita dilarang mencela apalagi menghina para Sahabat Nabi mengingat beberapa di antara mereka seperti Abu Bakar Sidik ra bukan hanya dijamin Nabi masuk surga di dalam hadits, namun disebut Allah juga di dalam Al Qur’an. Meski tak disebut namanya secara langsung, namun hadits tentang Asbabun Nuzul (Sebab turunnya ayat Al Qur’an) menyebut nama mereka.

Saat Nabi berceritai tentang Isra’ dan Mi’raj, Pergi ke Masjidil Aqsa dan Langit ke 7 dalam waktu semalam, orang-orang kafir mentertawakan beliau dan banyak ummat Islam yang jadi murtad. Namun Abu Bakar maju dan mengatakan dengan lantang “Jika Nabi Muhammad yang mengatakannya, bahkan yang lebih dari itu pun aku percaya!” sehingga beliau dijuluki As Siddiq oleh Nabi Muhammad SAW. Jadi tak pantas kita yang tidak jelas tempatnya ini menghinanya.

Baca lebih lanjut

Berbagai Hadits Tentang Dajjal

Dajjal

Menjelang Kiamat, akan muncul Dajjal (bahasa Arab: الدّجّال al-dajjāl). Artinya pembohong besar. Bisa disebut juga sebagai Al Masih Dajjal. Dajjal ini kelak akan diperangi oleh Imam Mahdi dan Nabi Isa.

Ciri-cirinya menurut berbagai hadits adalah sebagai berikut. Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda keturunan Yahudi yang rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah saya menyamakannya dengan Abul ‘Uzza bin Qathan. Dajjal itu akan keluar di Khallah, suatu jalanan yang terletak antara Syam dan Irak, kemudian dia membuat kerusakan besar. Badannya besar dan berwarna merah. Dajjal ini pandai menipu manusia sehingga orang mengira air adalah api dan api adalah air.

Isa Al Masih akan menemukannya di Luddin dan membunuhnya.

Baca lebih lanjut

Video Sifat 20: Penjelasan Sifat-sifat Tuhan yang Sejati

Ini adalah Video Sifat 20 dari Kitab yang disusun oleh Imam Abu Hasan Al Asy’ari. Berisi penjelasan sifat-sifat yang hanya ada pada Tuhan yang sejati. Jika ada “Tuhan” atau sesembahan yang tidak memiliki sifat itu, maka dia bukan Tuhan yang asli.

Misalnya Sifat-sifat Tuhan itu: Maha Esa/Satu, Maha Hidup, Maha Kuasa, Tidak serupa dengan makhlukNya, Terdahulu, dsb. Maka jika ada Tuhan yang 3, bisa mati/wafat, lemah, mirip manusia, baru lahir setelah makhluk lain ada, maka dia bukan Tuhan.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: