FATWA MUI TENTANG HUKUM MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MUSLIM DI SEKOLAH-SEKOLAH KRISTEN


Bahwa surat Kongregasi Pendidikan Katolik tentang sekolah Katolik No. 35, 45 dan 49 sebagaimana dimuat di majalah “HIDUP” No. 43 th.XLIV Tgl 28 Oktober 1990 telah menegaskan tentang tugas khusus sekolah katolik yaitu: “MEMBENTUK MURID-MURIDNYA MENJADI KRISTEN SEUTUHNYA”, dengan tidak menghormati keyakinan agama peserta didik yang telah menganut agama lain. Bahwa Surat Kongregasi Pendidikan Katolik tersebut diatas telah menjadikan sekolah-sekolah Kristen/Katolik di Indonesia sebagai pelaksana tugas khusus termasuk yang dengan itu ia merupakan GERAKAN PEMURTADAN, terhadap ANAK-ANAK MUSLIM yang bersekolah disekolah-sekolah Kristen/katolik. Dan dalam hal ini jelas-jelas merupakan PELANGGARAN TERHADAP UNDANG-UNDANG NO.2 TAHUN 1989, TENTANG PENDIDIKAN NASIONAL, PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945.. Bahwa untuk menjawab pertanyaan Ummat Islam mengenai HUKUM MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MUSLIM DI SEKOLAH-SEKOLAH KRISTEN/KATOLIK, majelis Fatwa Badan Kerja Sama Pondok Pesantren (BKSPP) INDONESIA berkewajiban mengeluarkan fatwa tentang hal tersebut. berdasarkan dalil-dalil dalam :

A. Al-Qur’anul Kariem :

1. Surat At-Tahriem ayat. 6.

” Hai orang-oranng yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”

2. Surat Al-Mumtahanah ayat 9

” Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negrimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa yang menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang zhalim “.

3. Surat Al-Baqarah ayat. 120.

” Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang dan rela kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka “.

4. Surat Ali Imron ayat.100.

” Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebagian orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman “.

B. Hadist-hadist.

1. “Sebagian hak orang tua (ayah) terhadap anaknya adalah mendidik/menanamkan budi pekerti yang luhur dan memberikan nama yang baik”. (H.R. Al-Baihaqi).

2. “Tiada pemberian yyang utama dari seorang ayah kepada anaknya dari pada pemberian adab/pendidikan yang baik”. (H.R At-Tirmidzi dari Ayyub bin Musa).

3. “Tidaklah seorang anak dilahirkan kecuali dalam keadaan suci (fitrah), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikanya yahudi atau nasrani atau Majusi “. (H.R. Muslim).

C. Kaidah Ushul Fiqh.

” Menolak sesuatu yang merusak (membahayakan) harus di dahulukan dari pada mengambil kemaslahatan”.

Tidak dapat dibenarkan adanya penyelenggaraan pendidikan agama, jika pendidikan agama yang diterima oleh peserta didik berbeda dengan agama yang dianutnya, atau guru yang mengajarkan menganut agama lain, sebagaimana ditegaskan dalam :

A. PENJELASAN PASAL 28 AYAT 2 UU NO.2 TAHUN1989.

“Tenaga pengajar pendidikan agama harus beragama sesuai dengan agama yang diajarkan dan agama peserta didik yang bersangkutan”.

B. PENJELASAN PASAL 39 UU NO.2. TAHUN 1989.

“Pendidikan agama merupakan usaha untuk memperkuat iman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta didik yang bersangkutan dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati agama lain, dalam hubungan antar ummat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan Nasional “.

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT, maka majelis fatwa BKSPP Indonesia dalam sidangnya tanggal 4 Sya’ban 1414 H/16 januari 1994 M memutuskan :

“HARAM HUKUMYA MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MUSLIM DI SEKOLAH-SEKOLAH KRISTEN/KATOLIK TERSEBUT “

Ditetapkan di : Bekasi.

Tanggal 04 Sya’ban 1414 H/16 Januari 1994 M.

Pimpinan Sidang

ketua

ttd

K.H Tb. Hasan Basri.

Sekretaris

ttd

K.H Kholil Ridwan Lc

10 Tanggapan

  1. Terimakasih informasinya.
    Mari kita ingatkan para orang tua,
    agar tidak menjadi ‘kaki tangan’ setan.
    Ingat firman Allah SWT dalam QS. An Nas,
    bahwa setan dapat berupa jin,
    dapat berupa manusia (kafir, fasiq, munafik, dan musyrik).
    Menyekolahkan anak (muslim) ke sekolah Katholik, Protestan, dan sejenisnya
    adalah perbuatan ‘kaki tangan’ setan.
    Selamatkan anak (muslim) dari bujuk rayu setan (agen pemurtadan).
    Untuk share silahkan klik http://sosiologidakwah.blogspot.com

  2. Iya bener tuh, kan ada sekolah islam dan sekolah umum yang kualitasnya baik.
    Jangan maen2 deh itu menyangkut aqidah, kalau kepleset gimana?. Ortu kudu ngejaga anak-anaknya, aqidah itu harga mati, menyekolahkan anak ke sekolah non muslim sama saja dengan menendangnya ke dalam jurang.
    Mari kita tingkatkan iman kita dengan mencari hidayah, jangan menunggu hidayahnya datang.

  3. Saya setuju dan sependapat sama Fatwa ini karena Dalil dan Dasar Hukumnya sudah cukup kuat.

  4. tapi byk orang tua muslim yg menyekolahkan anaknya di sekolah kristen / katolik,alasan mereka karena sekolah kristen lebih baik dari pada sekolah umum.
    Sayang sekali orang tua yg seperti itu, karena apa yg di cari disekolah hanya untuk mengejar kepinteran.dan untuk mencari duniawi sesaat.
    mana ada disekolah kristen diajarkan tentang kehidupan akherat.
    mari jaga anak² kita dari kesesaatan aqidah,karena orang tua harus tanggung ajwab sepenuhnya terhadap anak besok akan di mintai pertanggungjawaban di akherat kelak.

  5. setuju atas pendapat yang lain, ingat kita akan diminta pertanggungjawaban atas diri sendiri, isteri dan anak-anak kita, ya Allah lindungi kami dari jalannya orang-orang yang sesat dan menyesatkan.

  6. Untuk judul dan materi di atas saya sangat setuju. Dan kita sebagai orang tua harus hati-hati.
    Tetapi di sisi lain, saya memiliki ganjalan terhadap sekolah-sekolah islam yang sekarang lagi ngetren ke “wah”-an-nya. Dengan biaya masuk dan bulanan yang sangat tinggi. ganjalannya adalah, Kenapa kaum muslim para pendiri sekolah-sekolah berkualitas yang berorientasi pendidikan islam kok menetapkan tarif yang sangat tinggi (pokoknya malah banget lah…) Kenapa ya..?
    Sehingga saya berfikir, terkesan, sekolah-sekolah tersebut didirikan bertujuan untuk “menampung” anak-anak orang kaya yang ingin anak-nya “aman” bersekolah. Apakah benar memerlukan biaya sebesar itu..?
    Nah… para pembesar muslim yang kebetulan diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk memiliki harta yang banyak dan mendirikan sekolah, kenapa ga ada yang melakukan terobosan sekolah muslim yang murah ya….? hampir semua sekolah islam yang “OKE” punya sangat mahal…
    Ayo pars pejuang islam yang mendapatkan amanat harta berlebih…. bagaimana neh…?
    http://www.blogfaikao.wordpress.com

  7. Saya sih yang jelas mau tanya-karena anak saya mau masuk sekolah TK dan Playgroup….di mana TK dan Play Group Muslim yang bagus yang ada disekitar Cibubur (Legenda Wisata) Mohon kirim infonya lewat sms Pak/Bu, Mbak/Mas, ke : 71259281 – Flexi….

    Terima kasih…AlhamduliLLAH jaza…KumuLLOHu Khoiroon..

    Wassalamu’alaikum Wr.Wbr.

    lutfi

  8. saya setuju dan berterima kasih karena dapat informasi di atas. dan saya ingin sekali menyekolahkan anak2 saya di sekolah islam yang bermutu, tapi kenapa biayanya mahal sekali dan hanya yang mampu saja yang bisa ditampung. bagaimana solusinya?

  9. banyak sekolah Islam yang bermutu, dari SD Islam, MI sampai Aliyah. Lebih baik anak-anak kita masuk ke sekolah Islam yang berkualitas.

  10. Sangat bermanfaat sekali buat para orang tua yg memasukan anak’y kesekolah” islam karna disitu anak diajarkan untuk berakhlakul karimah dan diajarkan lebih dalam tentang agama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: