Tentang Kami
Syiar Islam adalah situs berisi artikel-artikel tentang agama Islam.
Anda bisa mengikuti milis diskusi agama Islam dengan mengirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
atau klik:
http://www.yahoogroups.com/group/syiar-islam
Seperti anda, saya juga masih bekerja untuk mencari nafkah dan ada 2 organisasi Islam kecil yang harus saya urus. Bukan ustad profesional yang waktu kerjanya bisa 100% untuk berdakwah. Jadi jika ada pertanyaan yang tidak terjawab atau permohonan tulisan yang belum terpenuhi mohon dimaklumi.
Masih banyak hal-hal yang ingin saya tulis namun belum terwujud karena keterbatasan waktu dan tenaga. Jadi harap bersabar. Mudah-mudahan Allah SWT memberi saya kekuatan untuk melakukan itu.
42 Tanggapan sejauh ini »
RSS Komentar · URI Lacak Balik





aar syiarudin berkata,
Januari 21, 2008 @ 11:41 am
assalam wr wb
salam kenal . blognya bagus apalagi tampilannya pakai tempelate apa?
saya mo belajar buat blog tapi masih sederhana and mo nanya
1. bagaimana cara membuat teks / artikel adagambarnya
wassalam wr wb
syiar.wordpress.com
nizaminz berkata,
Januari 21, 2008 @ 12:55 pm
Wa’alaikum salam wr wb
Ini pakai WordPress.com, theme: Greenery by LEMONed.
Cara menulis dgn gambar tinggal upload saja gambarnya kemudian setting diatur dengan mengklik gambar yang ada di toolbar editor (mau sebelah kiri, kanan, apa tengah).
Wassalam
zul berkata,
Februari 19, 2008 @ 2:54 pm
boleh tidak artikel di blog nya saya kutip untuk di situs saya ?
terima kasih
nizaminz berkata,
Februari 19, 2008 @ 4:07 pm
Artikel yang saya buat silahkan dikutip akh. Ini untuk dakwah.
Jazakallahu.
ekoindri berkata,
Maret 4, 2008 @ 7:46 am
selamat ya pak
Blog bapak untuk syariat islam menjadi blog yang paling tumbuh dengan cepat detik ini.
salam kenal sebelumnya
btw, artikel bapak bnyk yang bermanfaat
hmcahyo berkata,
Maret 5, 2008 @ 11:09 am
salam kenal dari malang
http://hmcahyo.wordpress.com
dewi berkata,
Maret 5, 2008 @ 10:07 pm
Salamualaikum….
waah, keknya download2Na bisa dicoba deh pak…
sorri dori mori stROberi sebelomnya,
saya yG kurang ngebaca, ato emang blon ada, keknya di TeNtANG KaMI-nya belon ngejelasin si bapak sebenernya yach (atooo, saya yG kupER yach??!)
well, salam silaturahim ‘dunia maya’
salam kenal juga yach….
nizaminz berkata,
Maret 6, 2008 @ 3:52 pm
Alhamdulillah tadi saya cek sempat ranking 3 di WordPress. Jika tidak ada info dari mas Eko mungkin saya tak tahu.
Untuk bu Dewi ini memang situs dari milis Syiar Islam. Jadi bukan pribadi saya yang ditonjolkan (khawatir malah riya).
Kalau info diri saya mungkin bisa dilihat di:
http://www.agusnizami.wordpress.com
http://www.mifta.org
Untuk download, mungkin karena trafficnya sangat tinggi saat2 ini jadi agak susah. Mungkin bisa tunggu esok harinya.
Salam untuk semua.
hmcahyo berkata,
April 3, 2008 @ 1:57 pm
lha sampean orang mifta tah mas?
wah saya kenal dengan orang mifta di malang .. kebetulan temen deket dan sama- sama ngurusin http://www.malangkita.com
namanya wahyu trisasongko
blognya : http://www.mh.web.id
verdi berkata,
April 4, 2008 @ 9:34 am
assalmmualaikum.. wr…wb
Andai saja berita tentang perkembangan islam di dunia bisa di kirim ke emali saya ,
saya akan berterima kasih sekali.
wasalam
diana berkata,
April 4, 2008 @ 7:03 pm
Assalamualaikum…
Pak, artikelnya oce punya, saya sudah tambahkan link blog ini di blog saya yang type S3 (Sangat Sederhana Sekali)
nizaminz berkata,
April 8, 2008 @ 4:00 pm
Anda bisa mengikuti milis diskusi agama Islam lewat email dengan mengirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
Untuk bu Diana terimakasih atas linknya.
Rizki berkata,
Mei 6, 2008 @ 6:11 pm
Assalam. Wr. Wb.
Ustadz, bagaimana cara menghadapi masyarakat atheis yang sudah meresahkan umat manusia yang awam terhadap “ilmu” seperti saya ?
Terima kasih Ustadz.
Wassalam, Wr. Wb.
dedy iskandar berkata,
Mei 18, 2008 @ 9:28 am
saya menanyakan tentang batu isra miraj yang masih melayang hingga kini, apakah memang itu ada atau hanya rekayasa yang saya lihat di internet baru ini yang ada di timur tengah.
Aes el-Barca berkata,
Juni 11, 2008 @ 2:45 pm
Pertarungan Islam dan Sekularisme – Tanggal 9 Juni 2008 Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Kejaksaan Agung yang ditunggu sejak pertengahan April lalu akhirnya keluar. Namun, …. [Selengkapnya http://www.klinikindonesia.com
Aes el-Barca berkata,
Juni 22, 2008 @ 4:38 am
Kekuatan Asing Di Balik Kelompok Pro Ahmadiyah ? – Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri telah dikeluarkan. Banyak pihak yang tidak puas. Pada satu sisi, para pendukung Ahmadiyah merasa SKB telah membatasi hak warga …. [Selengkapnya http://www.klinikindonesia.com
nizaminz berkata,
Juli 9, 2008 @ 1:27 pm
Wa’alaikum salam wr wb,
Untuk akh Rizki, ikutilah pengajian di masjid-masjid di sekitar rumah anda (yang sudah lama ada dan dikenal lurus).
Ikuti juga milis2 Islam sehingga anda bisa bertanya.
Untuk akh Dedy, ketika saya ke Arab Saudi, tidak ada hal seperti itu. Sepertinya itu hanya rekayasa.
Fixy berkata,
Juli 14, 2008 @ 11:07 am
Salam kenal Pak,
Saya beberapa hari yang lalu menulis tentang perbendaan Ahmadiyah dan Islam dalam blog saya.
Tidak lama langsung dapat tanggapan dari mereka. Kelihatannya mereka punya cukup tenaga untuk surf di internet dan memantau tulisan2 yang tidak sepaham dengan Ahmadiyah.
Salam
abi berkata,
Juli 16, 2008 @ 10:36 am
Assalamu’alaykum,
Begitu bangganya antum dgn Iran? fatwa2 ulama mereka menghalalkan darah orang2 SUNNI dan banyak lg. apakah antum tidak tau atau pura2 tidak tau?
ya Ustadz..katakanlah yang benar itu adalah benar, dan yang bathil adalah bathil.
mereka dalah penipu umat, pendusta sunnah, ahlul bid’ah, penyembah kuburan dll nya… knp kita mesti berbangga dengan mereka?
Wassalam,
nizaminz berkata,
Juli 16, 2008 @ 1:13 pm
Wa’alaikum salam wr wb,
Ketika SD (saya dulu sekolah di SD Negeri di Jakarta Timur) di buku Agama yang diterbitkan oleh Departemen Agama dipelajari tentang perpecahan Islam ketika Khalifah Ali ra berperang melawan Mu’awiyah sehingga timbul aliran Syi’ah (Ali) yang mendukung Khalifah Ali ra, Sunni (yang mendukung Mu’awiyah), dan Khawarij.
Yang disesatkan adalah Khawarij. Sementara Sunni dan Syi’ah tidak.
Arab Saudi sendiri yang mengharamkan aliran sesat seperti Ahmadiyah untuk berhaji tidak menolak jema’ah Haji asal Iran/Syi’ah. Padahal Mekkah dan Madinah tertutup bagi orang2 kafir/sesat.
Hingga saat ini Republik Islam Iran masih terdaftar sebagai anggota Organisasi Konferensi Islam. Silahkan baca:
http://en.wikipedia.org/wiki/Organization_of_the_Islamic_Conference
http://www.oic-oci.org/oicnew/member_states.asp
Islamic Republic of IRAN
Member Since 1969
Di situ ditulis Republik ISLAM Iran. Bukan Republik Aliran Sesat.
Para Ulama di MUI saja tidak berani memfatwa Syi’ah sesat. Para ulama hanya menyatakan beda:
===
Faham Syi’ah sebagai salah satu faham yang terdapat dalam dunia Islam mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan mazhab Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamm’ah) yang dianut oleh Umat Islam Indonesia.
===
Perbedaan pokok masalah “Imamah” (Kepemimpinan) di mana Syi’ah sangat mementingkan adanya Imam atau pemimpin sebenarnya tidak bertentangan dengan Rukun Iman dan Rukun Islam. Bahkan dalam Al Qur’an dan Hadits disebut pentingnya memiliki Imam sehingga shalat dengan imam pahalanya lebih besar 27 derajad daripada tidak:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” [An Nisaa':59]
Bahkan orang yang mati dengan meninggalkan pemimpin maka matinya mati jahiliyah:
Barangsiapa tidak menyukai sesuatu dari tindakan penguasa maka hendaklah bersabar. Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot) jamaah walaupun hanya sejengkal maka wafatnya tergolong jahiliyah. (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itulah beberapa organisasi seperti Hizbu Tahrir berusaha agar ummat Islam berada dalam 1 kepemimpinan, yaitu Khilafah Islamiyah.
Jadi justru Sunni harusnya iri kepada Syi’ah yang bersatu dan punya satu pemimpin.
Yang harus diwaspadai adalah segelintir ulama yang digaji pemerintah Arab Saudi yang telah menyediakan tanah Arab sebagai pangkalan Militer Amerika Serikat untuk membantai Muslim di Iraq dan Afghanistan. Para ulama ini tidak pernah mengkritik tentara kafir AS yang membantai Muslim (Sunni dan Syi’ah), sebaliknya mereka memfatwa sesat para mujahidin yang berjihad melawan tentara kafir di Afghanistan, Iraq, dan Palestina.
Saran saya sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits. Jangan berpecah-belah dan saling bunuh sesama Muslim. Yang menjajah dan membantai ummat Islam adalah Israel di Palestina dan AS di Iraq dan Afghanistan. Satukan senjata ke sana.
Jangan bersilang sengketa. Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu bersilang sengketa (cekcok, bermusuh-musuhan) lalu mereka binasa. (HR. Ahmad)
Kaum muslimin kompak bersatu menghadapi yang lain. (HR. Asysyihaab)
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai [Ali 'Imran:103]
Berikut Fatwa MUI tentang Syi’ah:
http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=8
Faham Syiah
Majelis Ulama Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 merekomendasikan tentang faham Syi’ ah sebagai berikut :
Faham Syi’ah sebagai salah satu faham yang terdapat dalam dunia Islam mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan mazhab Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamm’ah) yang dianut oleh Umat Islam Indonesia. Perbedaan itu diantaranya :
# Syi’ah menolak hadis yang tidak diriwayatkan oleh Ahlu Bait, sedangkan ahlu Sunnah wal Jama’ah tidak membeda-bedakan asalkan hadits itu memenuhi syarat ilmu mustalah hadis.
#
# SyiÆah memandang “Imam” itu ma ’sum (orang suci), sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah memandangnya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan (kesalahan).
# Syi’ah tidak mengakui Ijma’ tanpa adanya “Imam”, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ ah mengakui Ijma’ tanpa mensyaratkan ikut sertanya “Imam”.
# SyiÆah memandang bahwa menegakkan kepemimpinan/Pemerintahan (imamah) adalah termasuk rukun agama, sedangkan Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) memandang dari segi kemaslahatan umum dengan tujuan keimamahan adalah untuk menjamin dan melindungi da’wah dan kepentingan ummat.
# Syi’ah pada umumnya tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar as-Siddiq, Umar Ibnul Khatab, dan Usman bin Affan, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengakui keempat Khulafa’ Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali bin Abi Thalib).
# Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah wal JamaÆah seperti tersebut di atas, terutama mengenai perbedaan tentang “Imamah” (Pemerintahan)“, Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada ummat Islam Indonesia yang berfaham Ahlus Sunnah wal Jama’ah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran SyiÆah
abi berkata,
Juli 16, 2008 @ 10:58 pm
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” [An Nisaa':59]
Barangsiapa tidak menyukai sesuatu dari tindakan penguasa maka hendaklah bersabar. Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot) jamaah walaupun hanya sejengkal maka wafatnya tergolong jahiliyah. (HR. Bukhari dan Muslim)
Apakah yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir & organisasi lainnya dgn berdemontrasi, menghujat dll nya. apa itu itu taat kepada pemerintah? pdhl menurut cara2 syar’i adalah dgn memberi nasehat tanpa tidak diketahui orang lain/umum (ustadz mungkin tau ttg lengkapnya hadist ini)
Jangan bersilang sengketa. Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu bersilang sengketa (cekcok, bermusuh-musuhan) lalu mereka binasa. (HR. Ahmad)
Kaum muslimin kompak bersatu menghadapi yang lain. (HR. Asysyihaab)
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai [Ali 'Imran:103]
yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. [Ar Ruum 30]
bknnya dgn berorganisasi dan berpolitik itu namanya bkn bergolongan2? memecah belah umat islam, yang satu menjadikan dia bergolongan ini, lainnya lg bergolongan itu.
apa itu bukan terpecah belah? dan ustadz liat sendirilah, apa mereka tidak membanggakan golongan mereka sendiri? liatlah kenyataan.
apa ustadz tidak membaca dgn jelas fatwa MUI itu? jelas2 MUI bilang kita harus berhati2…jgn malah berbangga dgn mereka.
astaghfirullah… sangat2 jelas Syiah adalah sesat, knp harus dibela2.
http://www.hakekat.com
nizaminz berkata,
Juli 17, 2008 @ 12:07 pm
Apa menurus mas Abi ormas Islam seperti Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, dsb juga sesat?
Hati-hati akh. Jangan mudah mentakfirkan seseorang karena jika tidak benar, maka kitalah yang kafir.
Ketaatan pada pemimpin juga ada batasannya. Seperti ayat Al Qur’an di atas, yang wajib ditaati adalah Allah dan Rasulnya. Kita tidak boleh taat pada pemimpin yang maksiat kepada Allah atau tidak mau menjalankan hukum Allah.
„Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” [Al Maa-idah:50]
Pemimpin yang wajib ditaati adalah pemimpin yang menjalankan hukum Allah. Jika tidak maka itu orang yang fasik. Pemimpin dan pengikutnya masuk neraka:
Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” [Al Maa-idah:46-47]
Silahkan baca:
http://syiarislam.wordpress.com/2008/02/26/mentaati-dan-menjalankan-perintah-allah
Yang punya otoritas menetapkan apakah satu aliran sesat atau tidak adalah ijma’ ulama. Artinya kesepakatan para ulama dalam hal ini MUI. Bukan segelintir ulama dari kelompok tertentu.
Coba baca argumen MUI:
==
Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah wal JamaÆah seperti tersebut di atas, terutama mengenai perbedaan tentang “Imamah” (Pemerintahan)“,
==
Soal Imamah, pemerintahan, Syiah itu bersatu sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits. Sementara Sunni justru tercerai-berai. Mana yang lebih dekat dgn Al Qur’an dan Hadits? Kalau masalah Imamah yang jadi persoalan, ini kurang tepat.
Dengan alasan Imamah itu MUI minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Ini belum fatwa sesat seperti halnya Ahmadiyah, dsb.
Mas Abi boleh saja menyatakan Syi’ah itu sesat. Namun saya lihat MUI belum berani menyatakan itu. Demikian pula mayoritas ulama yang ada di Organisasi Konferensi Islam tidak memfatwakan sesatnya Syi’ah dan membiarkan Republik Islam Iran bergabung jadi anggota. Oleh karena itu saya tidak berani menyatakan Syi’ah itu sesat.
Mengkafirkan Muslim itu resikonya besar jika salah:
Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)
Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir. (HR. Abu Dawud)
Ada satu hadits yang menyatakan siapa yang mengatakan seseorang kafir, padahal tidak, maka dia sendiri yang kafir.
Apa yang menyebabkan kelompok Khawarij kafir adalah karena kelompok ini mengkafirkan Muslim lainnya.
Oleh karena itu jika ada kelompok yang mengkafirkan ummat Islam lainnya seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Tarbiyah, dsb, maka bisa jadi ini adalah kelompok Khawarij.
Wallaho a’lam bish showab
nizaminz berkata,
Juli 17, 2008 @ 1:18 pm
Ini adalah komentar terakhir tentang Syi’ah. Sayang jika semua energi hanya dihabiskan untuk ini.
Silahkan baca artikel EraMuslim.com di:
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/raja-saudi-umat-islam-seluruh-dunia-harus-satu-suara-hadapi-yahudi-dan-kristen.htm
Di situ mantan pemimpin Iran yang Syi’ah, Rafsanjani, diundang Raja Arab Saudi, Abdullah, menghadiri konferensi umat Islam di Makkah dan duduk berdampingan di panggung kehormatan.
Setahu saya ulama Arab Saudi sangat keras. Kalau memang Syi’ah sesat, maka para ulama Arab akan memprotes dan melarang Rafsanjani masuk ke Mekkah.
Jadi jika mayoritas ulama di Arab tidak menyatakan Syi’ah itu sesat, mohon jangan paksa saya untuk “berfatwa” Syi’ah itu sesat. Ilmu dan otoritas saya tidak cukup. Itu adalah porsi MUI.
Semoga ummat Islam tidak mudah diadu-domba oleh Yahudi dan agen-agennya.
Silahkan baca artikel dari EraMuslim.com:
Raja Saudi: Umat Islam Seluruh Dunia Harus Satu Suara Hadapi Yahudi dan Kristen
Raja Abdullah mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi umat Islam di Makkah yang berlangsung selama tiga hari, dan dihadiri oleh ratusan delegasi dari berbagai negara.
…
Laporan BBC menyebutkan, yang menarik dari konferensi ini adalah ketika Raja Abdullah memasuki ruangan konferensi dan berjalan berdampingan dengan mantan presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani. Keduanya juga duduk berdampingan di panggung kehormatan. Ini, tulis BBC, menjadi pesan bahwa kerajaan Saudi yang Sunni sudah bersikap terbuka dengan Muslim Syiah.
..
Konferensi umat Islam di Makkah itu memang ditujukan untuk menyatukan suara umat Islam di seluruh dunia terutama dalam dialog dengan kalangan Yahudi dan Kristen. Karena saat ini masih terjadi pertentangan di kalangan umat Islam sendiri, khususnya antara Muslim Suni dan Muslim Syiah.
abi berkata,
Juli 22, 2008 @ 7:59 pm
liatlah fatwa2 ulama2 terdahulu ttg syiah itu bagaimana. apa yg di fatwakan oleh Ibnu Taymiyah Rahimahullah dll nya.
kalau merujuk kepada ulama2 saudi pun, malah kebanyakan mereka bilang Syiah itu sesat.
Apa menurus mas Abi ormas Islam seperti Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, dsb juga sesat?
Oleh karena itu jika ada kelompok yang mengkafirkan ummat Islam lainnya seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Tarbiyah, dsb, maka bisa jadi ini adalah kelompok Khawarij.
apa g kebalik tuh? merekalah yg mengkafirkan kita umat muslim, liatlah pernyataan2 ulama dan pemimpin/pendiri mereka. merekalah yg sebenarnya khawarij. dari cara2 perjuangan mereka aja udah ketahuan kalau sebenarnya mereka itu lah yang khawarij.
http://antosalafy.wordpress.com/2008/01/16/awas-paham-khawarij/
nizaminz berkata,
Juli 23, 2008 @ 9:05 am
Mas Abi, dalam Islam itu yang jadi acuan adalah Al Qur’an, Hadits, kemudian Ijma’ ‘Ulama atau kesepakatan para ulama. Bukan pendapat segelintir ulama yang kadang kala sangat ekstrim.
Jika para ulama Saudi cukup toleran membiarkan orang Syi’ah duduk dalam Konferensi Ummat Islam di kota suci Mekkah, ini menunjukkan bahwa meski Syi’ah beda dengan Sunni, tapi belum sampai sesat. Mungkin ada ulama yang mengkafirkan, tapi ini minoritas.
Ketua MUI sendiri, Ma’ruf Amin juga bertemu dengan ulama Syi’ah dalam “Konferensi Internasional Pemimpin Umat Islam Untuk Rekonsiliasi Irak” Begitu pula Sekjen Konferensi Ummat Islam (baca berita dari Antara di bawah).
Memang ada beberapa ulama yang sangat ekstrim. Jangankan Syi’ah, kelompok Sunni seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Tarbiyah saja disesatkan oleh mereka. Bahkan bukan cuma itu, kelompok ini sendiri terpecah jadi dua hingga ulama satu kelompok dengan kelompok lainnya saling maki dengan kata “Ular berbisa”, dsb. Itukah akhlak sesama Muslim?
Inilah akhlak Nabi Muhammad yang disebut dalam Al Qur’an:
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu..” [Ali 'Imran:159]
“..Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah..” [Al Maa'idah:54]
“berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai..” [Ali 'Imran:103]
Lihat ayat di atas memerintahkan kita untuk bersatu dan lemah lembut terhadap sesama Muslim.
Abdullah bin Umar r.a. mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya; dan orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” [HR Bukhari]
Seorang mukmin bukanlah pengumpat, pengutuk, berkata keji atau berkata busuk. (HR. Bukhari dan Al Hakim)
Israel membantai saudara Muslim kita di Palestina. AS membantai ratusan ribu Muslim di Afghanistan dan Iraq. Kenapa kita terus ribut dan mengkafirkan sesama Muslim tapi tidak tergerak untuk berjihad melawan orang2 kafir?
Seharusnya kita sudahi hal ini. Cukuplah kita serahkan masalah sesat tidaknya kepada ijma’ ‘ulama dalam hal ini MUI.
http://www.antara.co.id/arc/2007/4/3/dua-tokoh-syiah-iran-tak-hadiri-konferensi-di-istana-bogor/
Bogor (ANTARA News) – Dua tokoh Syiah dari Iran yakni Ketua Mahkamah Agung Ayatullah Sayyid Mahmoud Hasyemi Syahrudi dan Ayatullah Mohammad Ali Attaskiri dipastikan tidak menghadiri “Konferensi Internasional Pemimpin Umat Islam Untuk Rekonsiliasi Irak” di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar).
ANTARA News yang berada di Istana Bogor, Selasa sore melaporkan, selain kedua tokoh Syiah Iran tersebut, delegasi dari Irak yakni Mahmood Al Sumai Dai (Sunni), Sayyid Qodruddin Al Qubbanji (Syiah) juga belum dapat dikonfirmasikan akan hadir.
“Delegasi Irak masih menunggu izin presiden mereka untuk dapat hadir pada pertemuan ini,” kata sumber Departemen Luar Negeri (Deplu) RI.
Sementara itu, dua tokoh Syiah dari Iran yang telah hadir dan bergabung dengan ulama Syiah dan Sunni dari berbagai negara adalah Sheikh Muhammad Mehdi Taskiri, dan Muhammad Mahdi Al Asifi.
Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono sendiri, pada pukul 16.25 WIB telah tiba di Istana Bogor guna membuka konferensi tersebut.
Hingga berita ini dilaporkan pukul 17.05 WIB, delegasi ulama yang sudah datang berasal dari 10 negara yakni Iran, Yordania, Libanon, Malaysia, Mesir, Pakistan, Suriah, Turki –yang tokohnya yakni Ekmeleddine Ihsanoglu saat ini menjabat Sekjen OKI (Organisasi Konferensi Islam)–, Arab Saudi dan tuan rumah Indonesia.
Delegasi Indonesia di antaranya adalah Ma`ruf Amin (MUI), Mahfur Usman (NU), Syafii Maarif (Muhammadiyah), Yunahar Ilyas (Muhammadiyah) dan Jalaludin Rahmat (tokoh Syiah).
adhiwianto supasyamso berkata,
Juli 31, 2008 @ 9:29 am
Ass. Wr. Wb
Mohon informasi tentang keutamaan bulan Sya’ban.
Tq.
Wass. Wr. Wb.
masbadar berkata,
Agustus 7, 2008 @ 6:46 pm
aslmkmkum, pakabar, semoga sehat2 aja antum dan keluarga..
vaepink berkata,
September 25, 2008 @ 9:07 am
Assalamu’alaikum…
Boleh saya link pak??
Makasih…
nizaminz berkata,
September 25, 2008 @ 9:33 am
Wa’alaikum salam wr wb,
Untuk mas Adhi, jika ingin menanyakan sesuatu dan mendapat jawaban secara cepat bisa gabung di milis Syiar-islam@yahoogroups.com. cara gabung kirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
Untuk Mas Badar alhamdulillah ana sekeluarga baik2 saja. Moga mas Badar dan keluarga juga begitu.
Untuk Vaepink, silahkan dilink. Dikutip juga boleh.
Jazakumullah
Wassalam
Asihon Siallagan berkata,
Oktober 8, 2008 @ 9:40 am
Assalamu Alaikum wr.wb…
Wah terima kasih nih Pak Ust..blog nya sangat bagus….
Semoga ini menambah pemahaman Ana tentunya dalam Islam…,
Perkenalkan Ane: Asihon Siallagan, 25thn, Pria, lajang
Ane tinggal di Batam udah 6 tahun…
Senang bisa bersilaturahmi dengan Saudara/i se Aqidah…
vaepink berkata,
Oktober 29, 2008 @ 11:51 am
Makasih pak…
athiroh berkata,
Desember 25, 2008 @ 10:41 pm
salam ukhuwah.
Alex Kibadachi berkata,
Januari 7, 2009 @ 11:00 am
Salam kenal bang Nizam (maaf saya panggil Abang, karena saya yakin anda lebih tua)
Saya usul, mengapa blog ini tidak diramaikan pula oleh para kontributor millis yang saya tahu mereka banyak menulis, memang butuh banyak perjuangan sih.
Wasalam
http://www.rumahislam.com
nizaminz berkata,
Januari 7, 2009 @ 12:25 pm
Mas Alex,
Blog ini sebetulnya orientasinya adalah referensi tentang Islam. Tidak setiap update berita terbaru dimuat di sini.
Jika ingin update berita terbaru, silahkan gabung di:
http://kabarislam.wordpress.com
Jika ada yang ingin berkontribusi di situ sebagai penulis atau bahkan moderator, tangan saya terbuka.
Jazakallah
mjundi berkata,
Januari 8, 2009 @ 5:16 pm
Assalamu’alaikum Wr,Wb
Salam Kenal Yaa Akhi Fillah
Semoga Allah senantiasa menguatkan kita dalam menegakkan kalimatillah
Wassalam
by http://www.mjundi.wordpress.com
hidayanti berkata,
Januari 8, 2009 @ 6:26 pm
assalamualaikum wrwb…salam kenal pak ustad,ditunggu berita selanjutnya tentang palestina
Slam berkata,
Januari 10, 2009 @ 8:50 pm
Syukron katsiron
Saya setelah mengikuti milis ini byk mnfaatx.
menambah ilmu agama,mengetahui informasi terbaru.
ni kn mnjdi modal amal jariyah bagi kiita yg mengikuti milis ni.
milis ni bermanfaat sekali.
semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak yang lebih baik…!!
Amien…..!!!!!!!!
akhuhanif berkata,
Januari 13, 2009 @ 10:49 am
salam ustad, moga jadi silaturahmi kita
pe'ong berkata,
Januari 31, 2009 @ 1:00 pm
Kebodohan selamanya tidak akan mengungguli kualitas ! Selami, pelajari dengan sungguh2 dan bertawakallah. Buang kesombongan yg menjadi penghalang ilmu. hindari perdebatan yg tanpa dasar dan batasan2.
Abdul kholiq berkata,
Agustus 22, 2009 @ 9:43 am
Assalamualaikum,wr,wb. Salam kenal.saya Abdul kholiq Dari kota Ukir Jepara
Setelah saya berkunjung Ke situs Bpk.rasanya hati ini Adem dan tenang ,saya mendapatkan banyak pentunjuk dari artikel tentang agama islam.
Saya hanya bisa mendoakan semoga bpk selalu diberi kekuatan dalam melaksanakan perjuangan ini.wassalamualaikum,wr,wb
mony berkata,
Oktober 14, 2009 @ 1:21 pm
ingin dapat informasi tentang segala hal
Solihin berkata,
November 25, 2009 @ 12:42 pm
assalamu’alaikum
Salam kenal,saya punya banyak koleksi ebook dan saya ingin bagi-bagi untuk kaum muslimin. Ada Tafsir Ibnu Katsir, Fathul Bari, Syarah Shahih Muslim dll. Silahkan kunjungi blog saya di
http://www.shirotholmustaqim.wordpress.com
Terima kasih